AL QUR'AN MEMANDANG ALKITAB
Download disini:
https://www.dropbox.com/s/d194igdl5ncwpm0/AL%20QURAN%20MEMANDANG%20ALKITAB-2.rar
>> Kandungan Al Qur'an, hal. 92: "Percaya kepada wahyu yang diturunkan
ALLAH, berarti tidak
hanya percaya kepada Al Qur'an, tetapi juga percaya kepada
segala wahyu yang diturunkan dalam semua masa, serta yang
diturunkan kepada tiap-tiap umat."
Ini bukan Tuhan yang ngomong, tapi para tokoh Islam. Mereka berkomitmen
untuk mempercayai
juga Alkitab. Tidak boleh hanya berpegang pada Al Qur'an saja. Jelas
kurang lengkap kalau hanya
berpedoman pada Al Qur'an saja. Nilai Al Qur'an 50% sedangkan Alkitab
50%, itu komitmen
mereka.
Sebagai contoh; kalau hanya berpegang pada Al Qur'an saja, tidak bisa
diketahui kenapa bangsa
Yahudi diperintahkan untuk menyucikan hari Sabat. Apa alasannya?
>> Keluaran 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan
langit dan bumi, laut dan
segala
isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN
memberkati
hari Sabat dan menguduskannya.
Kaum Muslim harus mempunyai Alkitab sebagai pendamping Al Qur'an. Dan
tidak boleh
mempertanyakan Alkitab. Sebab sudah harus percaya. Kaum Muslim yang suka
menyerang dan
mempertanyakan Alkitab patut diragukan Keislamannya. Berbeda dengan
orang Kristen. Orang
Kristen tidak dilarang untuk menolak, tidak mempercayai serta
mempertanyakan Al Qur'an.
Sebab Alkitab tidak mempunyai aturan terhadap Al Qur'an.
>> QS.
2:4
dan mereka yang beriman kepada
Kitab (Al Qur'an) yang telah
diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan
sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.
2:5
Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan
merekalah orang-orang yang beruntung.
Orang Islam yang mendapatkan petunjuk TUHAN dan beruntung adalah yang
tidak
mengesampingkan Alkitab.
>> QS.
3:93 Semua
makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang
diharamkan oleh Israil (Ya'qub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat
diturunkan. Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang
diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah
dia jika kamu orang-orang yang benar".
Jangan remehkan kitab Taurat kalau anda orang yang benar.
>> QS.
10:94 Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam
keragu-raguan tentang apa
yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang
yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang
kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu
temasuk orang-orang yang ragu-ragu.
Kalau anda meragukan Al Qur'an, pelajarilah Alkitab. Jika ada di Alkitab
itu tandanya kebenaran,
sedangkan kalau tidak ada di Alkitab, maka itu tandanya kesalahan.
Contohnya tentang guru Musa, bernama: Qidir. Apakah ada di Alkitab bahwa
Musa mempunyai
guru bernama Qidir? Jika tidak ada di Alkitab, maka itu tandanya tidak
benar.
>> QS.
11:17 dan
sebelum Al Qur'an itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman
dan rahmat."
Pokoknya pedomannya adalah kitabnya nabi Musa; Taurat.
>> QS.
16:44 Dan
KAMI turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan
kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan
supaya mereka memikirkan."
Fungsi Al Qur'an itu adalah menerangkan kepada bangsa Arab, bahwa
Alkitab itu kebenaran.
Pikirkanlah Alkitab. Salah sekali kalau yang anda pikirkan Al Qur'an.
Sebab Al Qur'an sifatnya
membenarkan Alkitab.
Kalau anda menghadapi papan petunjuk jalan, misalkan tanda panah lurus
itu menuju ke
Jakarta, ya berjalanlah lurus mengikuti petunjuk itu. Jangan hanya
berhenti bengong di depan
papan petunjuk itu. Kapan anda bisanya sampai Jakarta dan menyaksikan
banjir?
Jadi, jangan berhenti di Al Qur'an. Tapi gali dan pelajarilah baik-baik
Alkitab.
>> QS.
7:145
"Dan telah KAMI tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh [Taurat] segala
sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu."
Yang dimaksud lauh-lauh adalah loh-loh batu 10 Hukum ALLAH. Ini adalah
pelajaran dan
penjelasan bagi segala sesuatu. Seperti apa bunyinya?
- Hukum ke-1: Jangan ada padamu allah lain
di hadapan-Ku.
- Hukum ke-2: Jangan
membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di
langit
di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air
di bawah bumi.
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab
Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan
kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan
keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu
mereka yang
mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-
Ku.
- Hukum ke-3: Jangan
menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab
TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya
dengan sembarangan.
- Hukum ke-4: Ingatlah
dan kuduskanlah hari Sabat:
enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala
pekerjaanmu,
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan
melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau
anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu
perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat
kediamanmu.
Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan
segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN
memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
- Hukum ke-5: Hormatilah
ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang
diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
- Hukum ke-6: Jangan
membunuh.
- Hukum ke-7: Jangan
berzinah.
- Hukum ke-8: Jangan
mencuri.
- Hukum ke-9: Jangan
mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
- Hukum ke-10: Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan
mengingini isterinya, atau
hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau
keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."
Sepuluh Hukum ini adalah Hukum ALLAH untuk seluruh umat manusia. Ini
adalah hukum yang
saling mengikat antara satu hukum terhadap hukum yang lainnya. Ini
adalah sebuah sepeda
motor yang lengkap. Tidak boleh ada
roda yang dicopot – dilepaskan, dan tidak boleh ada
baut yang digantikan dengan baut yang lainnya. Kalau menerima 1 harus
menerima
semuanya. Karena itu membuang 1 sama dengan membuang semuanya.
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-1: "Tidak ada TUHAN selain ALLAH?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-2: "Tidak membuat tuhan patung?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-3: "Tidak menyebut nama TUHAN dengan
sembarangan?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-4: "Kuduskanlah
hari Sabat?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-5: "Menghormati orangtua?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-6: "Jangan membunuh?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-7: "Jangan berzinah?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-8: "Jangan mencuri?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-9: "Jangan memfitnah?"
Apakah Islam setuju dengan hukum ke-10: "Jangan iri hati pada orang
lain."
Jika 9 hukum bisa Islam terima dengan baik, mengapa hukum yang ke-4
Islam ubah ke hari
Jum'at?
[lanjut besok]
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
BAGAIMANA AL QUR'AN MEMANDANG ALKITAB?
"Alkitab" adalah nama yang Al Qur'an berikan
untuk Kitab Suci Kristen yang terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
"Alkitab" bukanlah istilah Alkitab. Sebab istilah tersebut tidak ada di dalam
Alkitab.
Alkitab, penulisannya harus dipisahkan: Al
Kitab. Al = sebuah, Kitab = buku.
Kenapa Alkitab tidak mempunyai sebutan untuk
gabungan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru? Sebab ketika kitab-kitab
Perjanjian Baru dituliskan masih belum di-kanon-kan. Belum dipersatukan.
Kita harus membagi Alkitab ke dalam 5 zaman:
1. Zaman Musa:
Nabi Musa-lah yang pertama-tama menuliskan Kitab Suci. Kitab Musa ini
disebut dengan kitab
Taurat, terdiri dari 5 buku: Kejadian,
Keluaran, Bilangan, Imamat dan Keluaran.
Nabi Musa menyebut kitab yang dituliskannya sebagai "kitab perjanjian"
selain dari "kitab
Taurat."
>> Keluaran 24:7 Diambilnyalah kitab perjanjian itu, lalu
dibacakannya dengan didengar oleh
bangsa
itu dan mereka berkata: "Segala firman TUHAN akan kami lakukan
dan
akan kami dengarkan."
>> Ulangan 28:61 Juga berbagai-bagai penyakit dan pukulan,
yang tidak tertulis dalam kitab
Taurat
ini, akan ditimbulkan TUHAN menimpa engkau, sampai engkau punah.
2. Zaman para nabi:
Adalah zaman selewat Musa sampai pada kelahiran YESUS KRISTUS.
Orang-orang di zaman ini
baru mengenal kitab Musa dengan kitab nabi-nabi secara satu demi satu
berdasarkan kemunculan
nabi tersebut. Mereka membuat pemisahan antara kitab Musa dengan kitab
nabi-nabi. Sebab
kitab Musa adalah kitab dasarannya, sedangkan kitab para nabi didirikan
berdasarkan pedoman
kitab Musa. Sehingga kalau dirumuskan kedua kitab tersebut seperti
pasangan suami dengan istri.
Suami-istri antara kitab Musa dengan kitab para nabi inilah yang dijadikan
sebagai kitab
Perjanjian Lama, yang terdiri dari 39 kitab.
3. Zaman YESUS:
Di zaman YESUS dan para rasul, kitab Injil masih belum dituliskan.
Disini Injil masih dilakonkan –
dijalankan oleh YESUS dan murid-muridNYA. Kelak kisah perjalanan YESUS
dengan para murid
inilah yang dituliskan sebagai kitab Injil. Kitab Injil ini selengkapnya
terdiri dari 5 kitab. 4 kitab
memuat secara khusus perjalanan hidup YESUS, yaitu: Matius, Markus,
Lukas dan Yohanes.
Sedangkan
yang sebuah adalah kitab Kisah Para Rasul, yang memuat secara khusus perjalanan
hidup 12 murid inti YESUS.
YESUS mengetahui bahwa kisah hidupNYA akan dituliskan dan disebut Injil;
>> Matius 24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di
seluruh dunia menjadi kesaksian
bagi
semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."
YESUS menyebut kitab Musa dan kitab para nabi secara tersendiri, atau
secara keseluruhannya
sebagai "Kitab Suci."
>> Lukas 24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah
perkataan-Ku, yang telah Kukatakan
kepadamu
ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus
digenapi semua yang ada tertulis
tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan
kitab
nabi-nabi dan kitab Mazmur."
>> Yohanes 10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu
disampaikan, disebut allah--sedang
Kitab
Suci tidak dapat dibatalkan--,
4. Zaman para rasul;
Adalah zaman selewat YESUS. Para rasul menuliskan ajaran-ajaran Kristen
yang berdasarkan
ajaran YESUS, yaitu Injil. Antara kitab Injil dengan kitab para rasul
ini juga merupakan pasangan
seperti suami-istri yang saling melengkapi, yang disebut: Perjanjian
Baru.
Rasul Paulus menyebut kitab-kitab Perjanjian Lama sebagai: perkamen;
karena dituliskan di atas
kulit binatang.
http://www.kamusbesar.com/29859/perkamen
alat tulis pengganti kertas yg dibuat dr
kulit binatang (spt biri-biri, kambing, keledai)
>> 2Timotius 4:13 Jika engkau ke mari bawa juga jubah yang
kutinggalkan di Troas di rumah
Karpus
dan juga kitab-kitabku, terutama perkamen itu.
5. Zaman selewat para rasul;
Download disini:
https://www.dropbox.com/s/mfzm1n36t0wn5tr/KANON%20ALKITAB.rar
Ini
adalah zaman peng-kanon-an Alkitab. Orang-orang di zaman ini berusaha
menetapkan kitab-kitab mana saja yang dimasukkan Perjanjian Lama dan
kitab-kitab
mana
saja yang dimasukkan sebagai Perjanjian Baru. Akhirnya ter-kanon-lah 39 kitab
di
Perjanjian Lama dan 27 kitab di Perjanjian Baru sebagaimana Alkitab kita
sekarang
ini.
Bangsa Arab sebelum Muhammad menyebutnya: "Al-Kitab
Al-Muqaddas", artinya:
sebuah kitab yang suci. Tapi Muhammad telah menghilangkan kesucian
Alkitab,
sehingga hanya disebut sebagai sebuah buku – Al Kitab.
Sekarang mari kita lihat seperti apakah Alkitab
menurut Al Qur'an?
Al Qur'an secara terpisah menyebutkan Alkitab
terdiri dari Taurat, Zabur dan Injil. Taurat untuk Musa, Zabur – Mazmur untuk
Daud dan Injil untuk YESUS. Kelihatannya Muhammad tidak memahami Alkitab dengan
baik. Muhammad tak pernah menyebut-nyebut keberadaan "Perjanjian Lama" dan
"Perjanjian Baru." Padahal Alkitab sudah sejak tahun 185 TM diterjemahkan ke
dalam bahasa Arab, juga sudah dalam bentuk Perjanjian Lama dan Baru. Mengapa
sifat "Perjanjian"-nya tidak disebut-sebut?
Sebab kita tahu bahwa suatu "perjanjian" itu
bersifat mengikat. Jika terjadi perjanjian ALLAH dengan bangsa Yahudi, maka
ALLAH terikat dengan bangsa Yahudi. Dan bukan perkara yang mudah untuk
membatalkan sebuah perjanjian, bukan?! Orang yang membatalkan perjanjian bisa
disebut: ingkar. Mungkinkah ALLAH ingkar sehingga berpindah ke bangsa Arab?
>> QS.
2:176 Yang demikian
itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab
dengan
membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang
yang
berselisih tentang (kebenaran) Al Kitab itu, benar-benar
dalam
penyimpangan yang jauh (dari kebenaran).
Alkitab adalah kitab kebenaran. Muhammad telah memberikan kesaksian
bahwa
Alkitab adalah benar. Tidak ada yang salah
dan tidak ada yang mengubah-ubah
Alkitab. Maka siapa saja yang mempersoalkan dan meragukan Alkitab, dia
itu sesat.
>> QS.
3:3 Dia
menurunkan Al Kitab kepadamu dengan sebenarnya;
membenarkan
kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan
menurunkan
Taurat dan Injil,
nazzala 'alayka lkitaaba
bilhaqqi mushaddiqan limaa bayna yadayhi wa-anzala ttawraata
wal-injiil
Alkitab itu dari ALLAH untuk bangsa Arab juga.
>> QS. 2:97 Katakanlah: "Barang
siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril
itu telah
menurunkannya ke dalam hatimu dengan seizin Allah;
membenarkan
apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi
petunjuk
serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.
Jibril menanamkan rasa percaya kepada bangsa Arab untuk mempercayai
kebenaran Alkitab yang merupakan petunjuk dan berita gembira bagi orang
beriman. Berita gembira adalah Injil. Dan Injil itu untuk orang yang
beriman.
Kalau Alkitab salah tidak mungkin bisa dijadikan petunjuk dan tidak
mungkin
diberikan kepada orang-orang yang beriman.
>> QS.
5:44 Sesungguhnya Kami
telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya
(ada)
petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu
diputuskan
perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang
menyerah diri
kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan
pendeta-pendeta
mereka, disebabkan mereka diperintahkan
memelihara
kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya.
Karena itu janganlah kamu takut kepada
manusia, (tetapi) takutlah
kepada-Ku.
Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga
yang sedikit.
Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang
diturunkan
Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
Alkitab adalah petunjuk dan terang yang dipelihara dengan baik oleh para
nabi dan
para
pendeta. "Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan
ALLAH, maka mereka itu adalah orang-orang kafir." Barangsiapa yang
hidupnya tidak
menurut Alkitab, dia itu adalah orang kafir.
>> QS.
6:91 Dan mereka tidak
menghormati Allah dengan penghormatan yang
semestinya,
di kala mereka berkata: "Allah tidak menurunkan
sesuatupun
kepada manusia". Katakanlah: "Siapakah yang
menurunkan
kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya
dan petunjuk
bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-
lembaran
kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan
(sebahagiannya)
dan kamu sembunyikan sebahagian besarnya,
padahal
telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak
kamu tidak
mengetahui(nya) ?" Katakanlah: "Allah-lah (yang
menurunkannya)",
kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al
Quraan
kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam
kesesatannya
Alkitab adalah petunjuk bagi manusia. Tentu saja untuk manusia bangsa
Arab juga.
Dan
kalau ada orang yang menyembunyikan ayat-ayat Alkitab, maka itu tandanya
ayat-ayat itu tidak hilang dan bukannya dirubah, melainkan
disembunyikan.
Disembunyikan artinya masih ada. Bukan hilang dan bukan berubah.
Para
nabi dan para pendeta yang bertugas memelihara Alkitab pasti mengetahui
penyembunyian itu. Karena itu mereka disebut: pemelihara. Pemelihara
adalah orang
yang
keahliannya memelihara. Sama seperti polisi adalah penjaga keamanan. Polisi
bisa
menggagalkan setiap gangguan keamanan.
Nabi
ALLAH dan pendeta ALLAH tidak mungkin mendiamkan saja ayat-ayat Alkitab
disembunyikan. Mereka pasti akan mencari dan menemukannya kembali.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
http://id.wikipedia.org/wiki/Alkitab
Istilah Alkitab berasal dari kata "Al-Kitab" (bahasa Arab:
الكتاب) yang secara sederhana berarti
"buku" atau "kitab". Di negeri-negeri berbahasa Arab
sendiri Alkitab disebut sebagai "Al-Kitab Al-Muqaddas" (bahasa Arab:
الكتاب المقدس - Kitab Suci).
Penulisan dalam bahasa Indonesia selalu menuliskan kata ini dengan menggunakan
huruf kapital "A",
sebagaimana dilakukan juga untuk kitab-kitab suci agama-agama yang lain. Nama
"Alkitab" sendiri tidak muncul di dalam Alkitab.
Dalam bahasa Indonesia, untuk membedakan dengan Al-Qur'an,
maka umat Muslim kadang menyebut Alkitab Kristen dengan istilah Bibel
atau Injil.
Istilah "Bibel" pertama kali digunakan oleh Filo (20 SM – 50 M) dan
Yosefus, yang
menyebut Perjanjian Lama sebagai bibloi hiërai. Hieronimus,
seorang Bapak Gereja yang disuruh oleh Paus Damasus
untuk merevisi Alkitab Latin, berkali-kali menyebut Alkitab dengan nama
"Biblia" yang merupakan kata dari bahasa
Latin yang berarti "buku" atau "kitab". Alkitab dalam bahasa
Inggris disebut the Bible (atau Holy Bible - "Kitab
Suci").
Istilah "Injil"
berasal dari bahasa Arab إنجيل ʾInǧīl,
yang diturunkan dari bahasa Yunani ευαγγέλιον (euangelion) yang berarti
"Kabar
Baik" atau "Berita Kesukaan", yang merujuk pada 1 Peter
1:25 (BIS, TL, & Yunani). Injil dalam bahasa Inggris disebut Gospel,
dari bahasa Inggris Kuno gōd-spell yang berarti "kabar baik",
yang merupakan terjemahan kata-per-kata dari bahasa Yunani (eu-
"baik", -angelion "kabar")
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Yang kemarin:
https://www.dropbox.com/s/74zqemadi5univq/AL%20QURAN%20MEMANDANG%20ALKITAB.rar
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
>>Surat-menyurat : hakekathidupku@yahoo.co.id, hakekatku_00@yahoo.co.id, hakekatku_05@yahoo.co.id, hakekathidup_h5@yahoo.co.id, hakekathidupku_nolnol@yahoo.co.id, newhakekatku@yahoo.co.id, >>Milis Group : hakekatku_00@yahoogroups.com, http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/ newhakekatku@yahoogroups.com, http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/ >> Bl o
g : http://bloghakekatku.blogspot.com
[Non-text portions of this message have been removed]
| Reply via web post | Reply to sender | Reply to group | Start a New Topic | Messages in this topic (1) |
DENGAN FEE PALING COMPETITIF
UNTUK INFORMASI HUBUNGI (021)789 2012 /98225937
JASA OUTPLACEMENT HUBUNGI Amy at (021) 7892012
Human Capital Indonesia:
fseskadevi@hmc.co.id /info@hmc.co.id
High Management Consultant
Phone (62 21) 7892012, 9822-5937,
Fax (62 21) 789 2124
pemasangan iklan/posting dari para member diluar tanggung jawab dari Owner mailing list ini. Berhati-hatilah dengan iklan lowongan pekerjaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar