Senin, 24 September 2012

[Human Capital] PAK AKMAL – PAK RUDY TIDAK MENELADANI YESUS

 



PAK
RUDY TIDAK MENELADANI YESUS

 

 

Download disini:

 

https://www.dropbox.com/s/y6mezlg2759ipnq/PAK%20RUDY%20TIDAK%20MENELADANI%20YESUS.rar

 

 

JAWABAN SAYA:

 

1. Cara saya mengelolah milis; memasukkan email orang secara paksa;
tidak beretika;

 

     a. Saya telah merenungkan
dan mempertimbangkannya masak-masak tentang

         semua yang saya lakukan,
dari semua sudut, semua segi, dan saya harus

         memutuskan bahwa ini
memang harus saya lakukan, meskipun menimbulkan

         gejolak. Ketidaknyamanan
ini juga ketidaknyamanan bagi saya sendiri

         sebenarnya. Bahkan,
jujur, juga bertentangan dengan hati nurani saya sendiri.

         Sebab hati nurani saya,
hati nurani orang Jawa adalah tidak mau mengganggu

         orang lain.

 

         Sebagai orang Jawa,
dengan umur 50 tahun, saya harus disebut orang

         pengacau, disebut orang
tidak tahu aturan, sampai harus dinasehati orang,

         sampai harus disindir
orang, sampai harus ditegur, dimarahi, hingga dimaki-

         maki kasar orang, semua
itu bukanlah hal yang patut untuk saya terima. Saya

         harus merasa malu dan
terhina. Saya tahu tentang itu semua, pak Akmal, tapi

         saya juga tahu bahwa itu
semua harus saya korbankan demi kepentingan

         domba-domba YESUS.

 

         Saya saat ini sedang
mencari domba-domba YESUS. Saya bukan sedang mencari

         dombanya Muhammad. Tapi
saya terpaksa harus mencari di semua sudut dan

         semua lorong, sebab
siapa tahu domba YESUS itu sedang bermain di kandang

         Islam, di kandang Hindu,
di kandang Buddha, dan kandang-kandang lainnya.

 

         Siapa tahu, yang jam ini
masih Islam, tapi sejam nanti mengambil keputusan

         masuk Kristen. Siapa
tahu pak Akmal yang saat ini masih mustahil menjadi

         domba YESUS, tapi bulan
depan setelah tahu bahwa bukan Ismael yang

         disembelih, pak Akmal
akan mencari saya untuk minta dibaptiskan. Rasul

         Paulus, tadinya juga
seperti pak Akmal, keras dan sinis sekali kalau terhadap

         orang Kristen.
Kayak-kayak manusia yang paling suci itu dirinya sendiri.

 

         Nah, saya berharap
begitu, pak Akmal.

 

         >> Yohanes  10:16        Ada
lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari

                                               
kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan

                                               
mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan

                                               
menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

 

     b. Memanfaatkan terobosan
teknologi;

 

         >> Di dunia nyata
saya tak mungkin bisa bertemu dengan pak Akmal, seorang

               yang super sibuk.
Ketika saya temui di rumah, pak Akmal sedang di Jepang.

              Ketika tahu saya
gembel, pak Akmal merasa tidak patut menemui seorang

              gembel. Ketika tahu
saya Kristen, pak Akmal langsung ambil golok gara-gara

              film penghina nabi yang tidak ikut saya
buat. Ketika saya ajak diskusi agama,

              pak Akmal bilang
sudah punya agama yang menyembelih Ismael.

 

              Tapi melalui
internet saya bisa memaksa pak Akmal untuk mengenal saya.

              Saya bisa memaksa pak Akmal untuk menerima
saya. Saya bisa memaksa pak

              Akmal untuk
mengakui kalau yang disembelih ternyata Ishak. Bahkan tanpa

              perlu warnet, pak
Akmal bisa membuka surat saya melalui HP, entah sambil

              berjalan, entah sambil duduk, entah di
atas pesawat terbang, entah di atas

              ranjang, entah
waktu senggang, entah waktu sibuk, terpaksa harus dibaca

              karena menyangkut
nabi yang seperti Musa.

 

         >> Di dunia nyata
saya tidak mungkin bisa mengumpulkan ribuan orang seperti

               sekarang ini. Saya
harus menyewa gedung Mawar Sharon sehari 150 juta.

               Itupun hanya muat
10 ribu orang. Kalau 30 ribu orang, berarti saya harus

               menyewa 3 gedung
dengan biaya 450 juta sehari.

 

          >> Di dunia nyata
saya tidak mungkin bisa membagi-bagikan tulisan saya

               sebanyak lebih
dari 10 rim kertas folio perorangnya.

 

          >> Di dunia nyata
umumnya diskusi dibatasi 6 jam dan untuk 1 topik saja.

               Padahal saya harus
menyelesaikan ratusan topik.

 

          >> Di dunia
nyata, jangankan memaksa, merayu dengan rayuan yang paling

                gombalpun belum
tentu bisa mengajak pak Akmal berdiskusi. Tapi melalui

                internet nyatanya saya telah
memaksa pak Akmal  untuk berbicara
berkali-

                kali dan saya
nggak perlu menyelipkan amplop. Cukup bikin judul yang bisa

                bikin orang
penasaran saja: "Amerika hendak mengebom Mekkah." Pasti

                orang akan
membacanya, meskipun kalau untuk melihat pertandingan

                sepakbola enggan.

 

     c. Agama itu perlu
dibicarakan yang pertama-tama oleh setiap orang;

 

         Sebab agama itu
memberitakan kabar tentang keselamatan akherat dari

         ancaman neraka yang
sangat mengerikan. Semua orang memerlukannya, jika

         dia mengerti. Hanya
orang-orang yang belum mengerti saja yang belum merasa

         perlu dengan keagamaan.
Nah, mereka ini perlu diberikan pengertian supaya

         tidak menganggap
sembrono agama.

 

         Dan ketika kita berkata
atau berpikir: agamaku yang benar, sesungguhnya dia

          juga sedang berkata:
agamamu itu salah. Agama yang salah jelas tidak mungkin

         bisa menyelamatkan.
Karena itu orang yang berpikir agama lain itu salah, dia

         harus mau berkorban
mengabarkan agamanya itu kepada agama-agama yang

         salah itu. Hanya orang
yang tidak bertanggungjawab saja yang tidak mau

         menyebarkan agamanya
kepada orang-orang lain.

 

         Supaya keselamatan
akheratnya terjamin, setiap orang perlu memastikan dirinya

         sudah berada di agama
yang benar. Karena itu membicarakan agama adalah

         nomor satu bagi setiap
orang. Hanya orang yang belum mengerti saja yang

         menomorduakan agama. Itu
kewajiban orang yang mengerti untuk

         memberitahukannya.

 

    d. Saya mempunyai ayat untuk
memberitakan Injil melalui internet ini:

 

         >> Matius 10:27            Apa yang Kukatakan kepadamu dalam
gelap, katakanlah

                                               
itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu,

                                               
beritakanlah itu dari atas atap rumah.

 

         "Beritakanlah itu dari
atas atap rumah."  Itulah penginjilan
melalui internet,

          dari atas atap rumah.

 

          Semua orang saya kenali
melalui internet, dan saya ajak bicara melalui internet.

 

     e. Etika itu relatif sekali;

 

         Bagi orang Amerika,
menaikkan kakinya ke atas meja bukan dianggap tidak

         sopan. Etika itu juga
berkembang; kalau dulu anak-anak tidak boleh duduk

         ketika orangtuanya
sedang bicara dengan tamu. Karena itu biarlah saya rintis

         jalan supaya mencomot
email dan memasukkan ke dalam milis tanpa

         persetujuan lebih dahulu
kelak tidak dianggap sebagai mengganggu privacy.

         Pikiran kolot
orang-orang seperti pak Akmal perlu didobrak, supaya bisa lebih

         maju, supaya bisa
menerima terobosan teknologi yang melintasi ruang dan

         waktu ini.

 

         Sebab ada hal-hal yang
jauh lebih penting yang seharusnya lebih menjadi

         perhatian pak Akmal,
seperti maraknya perkembangan situs-situs porno,

         semakin maraknya
perbuatan asusila serta pejabat-pejabat kita yang korupsi,

         dari pada mencari-cari
kesalahan orang yang sedang membicarakan masalah

         pemraktekan sila
pertama: Ketuhanan yang maha esa.

 

         Saya bukan maling, bukan
koruptor, bukan maksiat, bukan mengajari orang

         berbuat jahat.

         

       

2. Kehidupan saya diluar milis;

 

    Bapak katakan; (saya tak bicarakan
kehidupan Pak Rudy di luar milis)

    Itu menarik dan menggelitik
saya sekali, pak, kalau bapak tahu seperti apa

    kehidupan saya diluar milis.
Siapa tahu bapak pernah melihat saya mencopet,

    merampok, korupsi atau
maksiat? Silahkan diceritakan, pak.

 

     Jangan-jangan saya anggota
Rotary club seperti Jokowi atau Lions club seperti

      istrinya Jokowi, yang antek
Yahudi. Atau, jangan-jangan saya antek Zionist?

      Kemarin bilangnya saya
anteknya pak Robert Walean – Islam Hanif.

 

      Yang jelas saya ini
anteknya YESUS KRISTUS, pak.

 

       Saya hanya kuatir pak
Akmal jadi kurus gara-gara terlalu banyak mikir duga-

       menduga.

 

3. Kenapa saya tidak memberikan salam di milis ini?

 

     Sudah saya berikan
jawabannya. Bisa dilihat dibagian bawah surat ini.

 

     Saya bisa meraba ke arah
mana maksud pak Akmal, yaitu ingin mengatakan saya

     sesat karena tidak mengikuti
teladan YESUS. Kenapa pak Akmal ingin

     memberikan opini begitu?
Sebab pak Akmal merasa kewalahan berdebat dengan

     saya. Karena itu pak Akmal
berusaha mencari-cari kesalahan dan kelemahan saya,

     sebagaimana yang pernah
terjadi di zaman YESUS dan terhadap YESUS;

 

      >> Markus 3:2      Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau
Ia menyembuhkan

                                   
orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat

                                   
mempersalahkan Dia.

 

      Begitu 'kan, pak?! –
Hua..ha..ha…….

 

4. Posting tendensius terhadap Islam;

 

    Bagaimana dengan posting
tendensius terhadap Kristen yang dipostingkan oleh

    rekan-rekan Muslim? Bagaimana
dengan ayat-ayat Al Qur'an yang tendensius

    terhadap Kristen?

 

    Kalau Alkitab tak pernah
mendiskreditkan Islam, tapi Al Qur'an telah merugikan

    Kristen dengan menjatuhkan
citra Kristen, sebagai agama kafir. Muhammad meng-

    klaim diri sebagai nabi masa
kini, sedangkan Kristen disebutnya sudah kadaluarsa.

 

    Islam memaksa Kristen untuk
menerima Injil Barnabas, lalu menggotong ayat-ayat

    Kristen untuk Muhammad,
sisanya dinyatakan sebagai ayat-ayat palsu. Maka

    ngomellah orang Jawa: "Sak
penak'e dhewe." – seenaknya sendiri aja?!

 

    Hua..ha..ha……

 

5. PERE ATAU PARA?

 

     Pere: keledai liar, para:
orang yang subur.

 

     >> Kejadian  16:12            Seorang
laki-laki yang lakunya seperti keledai 
liar,

                                               
demikianlah nanti anak itu; tangannya akan melawan

                                                tiap-tiap orang dan
tangan tiap-tiap orang akan melawan

                                               
dia, dan di tempat kediamannya ia akan menentang

                                               
semua saudaranya."

 

     Karena huruf Ibrani tidak
mengenal vowel[huruf hidup: a, e, i, o, u], maka "pr"

     bisa dibaca pere atau para.

 

      Mengapa anda bingung di
situ; pere atau para-nya, jika kalimat berikutnya

      menerangkannya? "demikianlah
nanti anak itu; tangannya akan melawan tiap-

      tiap orang dan tangan
tiap-tiap orang akan melawan dia, dan di tempat

      kediamannya ia akan
menentang semua saudaranya."

 

      Bahkan bagi saya, pere atau
para itu bukan hal yang penting. Yang penting adalah

      seperti apakah pere atau
para itu? Karena itu baiknya saya ganti "keledai liar"

      dengan kata-kata: "orang
yang subur." Mari kita lihat pengaruhnya;

 

      "Seorang laki-laki yang
lakunya seperti orang yang
subur, demikianlah nanti anak

      itu; tangannya akan melawan
tiap-tiap orang dan tangan tiap-tiap orang akan

      melawan dia, dan di tempat
kediamannya ia akan menentang semua saudaranya."

 

      Malah nggak ada
hubungannya. Apa hubungannya antara "orang yang subur"

      dengan sifatnya yang
memusuhi saudara-saudaranya sendiri? Hanya "keliaran"

      saja yang bisa membuat
orang memusuhi saudaranya sendiri. Karena itu sudah

      benar kalau itu tentang
pere, keledai liar, bukan para, orang yang subur.

 

6. Orang Kristen di milis ini Farisi?

 

     Karena YESUS tidak pernah mengucapkan salam
kepada Farisi, maka saya yang

     tidak mengucapkan salam di
milis ini telah menganggap semua orang Farisi.

 

     Boleh saja. Tokh orang-orang
Farisi juga menyebut YESUS Penyesat, sama seperti

     orang-orang yang menentang
saya di milis ini mereka juga mempunyai sebutan

     yang negatif tentang saya.
Namanya juga pertentangan. Wajar saja jika masing-

     masing pihak mempunyai
sebutan negatif tentang pihak lawannya.

 

     Milis ini memang saya
rancang untuk pertentangan, bukan untuk perdamaian,

     seperti milis Advent yang
isinya ucapan selamat ulang tahun atau turut berduka

     cita saja. Di sini bukan
untuk "I love you"-an, pak. Kalau "I love you"-an

     sebaiknya kita lakukan
secara japri aja.

 

     Di sini niat saya memang
membedah agama. Kalau anda merasa agama anda

     benar, mari, bawalah kemari,
biar saya ujinya. Saya tidak mengharapkan

      pertobatan dari para
debaternya. Nyaris mustahil itu, sebab para debater pasti

     merasa gengsi. Tapi ketika 2
ekor anjing berebut tulang, itu adalah kesempatan

     bagi kucing untuk melarikan
dirinya.

 

     Itulah sebabnya saya
masukkan sebanyak mungkin orang ke milis ini, supaya

     mereka menjadi kucing-kucing
yang menyaksikan pertarungan anjing. Biarlah

      mereka menyaksikan
bagaimana argumentasi pak Akmal, bagaimana argumentasi

      saya, bagaimana kekuatan
Islam, bagaimana kekuatan Kristen, sehingga mereka

      bisa memilih untuk
kepentingan diri mereka sendiri.

 

      Supaya setelah mereka tahu
bahwa yang disembelih adalah Ishak, bukan Ismael,

      mereka yang Islam
berbondong-bondong masuk Kristen.

 

7. Yohanes 8:1-11;

 

>> Yohanes 8:1          tetapi
Yesus pergi ke bukit Zaitun.

                    8:2           Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait
Allah, dan seluruh rakyat

                                   
datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.

                    8:3           Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang
Farisi membawa

                                   
kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.

                    8:4           Mereka menempatkan perempuan itu di
tengah-tengah lalu

                                   
berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah

                                   
ketika ia sedang berbuat zinah.

                   8:5            Musa dalam hukum Taurat
memerintahkan kita untuk

                                   
melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah

                                   
pendapat-Mu tentang hal itu?"

                   8:6            Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya
mereka

                                    
memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus

                                   
membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

                   8:7            Dan ketika mereka terus-menerus
bertanya kepada-Nya, Iapun

                                   
bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di

                                    
antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama

                                    
melemparkan batu kepada perempuan itu."

                   8:8            Lalu Ia membungkuk pula dan menulis
di tanah.

                   8:9            Tetapi setelah mereka mendengar
perkataan itu, pergilah mereka

                                    seorang demi
seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya

                                   
tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap

                                  
 di tempatnya.

                   8:10          Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata
kepadanya: "Hai

                                    
perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang

                                    
menghukum engkau?"

                    8:11         Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan."
Lalu kata Yesus: "Akupun

                                    
tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa

                                    
lagi mulai dari sekarang."

 

     Pasal ini bercerita tentang
sikap YESUS terhadap orang berdosa. YESUS tidak

     mengambil tindakan hukum
terhadap perempuan yang berzinah, tapi memintanya

     bertobat. Tidakkah YESUS
telah membuat kecele dan membuat malu orang-orang

     Farisi yang sok suci itu?
Masih klop dengan sikap saya terhadap orang-orang

      munafik di milis ini.

 

      Ada beda antara Farisi
dengan perempuan berdosa, pak Akmal, sekalipun

      keduanya  sama-sama berdosanya. Kalau para pelacur
berdosa, mereka tidak

      pernah berlagak suci.
Mereka tidak pernah berdoa, tidak pernah memegang

     Alkitab, tidak pernah
menyebut nama TUHAN dan tidak pernah terdidik ajaran

     agama secara baik. Tapi para
Farisi itu ngakunya orang beragama, memakai

     tanda-tanda agama,
membawa-bawa nama ALLAH, dan terdidik dengan baik soal-

     soal keagamaan, namun tabiat
mereka tidak lebih baik dari perempuan pelacur itu.

 

     Nah, menurut pak Akmal,
manakah yang bisa diampuni dan manakah yang sulit

     diampuni dosanya? Kalau ada
pejabat yang korupsi dibandingkan dengan maling

     ayam, manakah yang parah?
Kalau ada polisi yang pemeras dengan pencopet,

     manakah yang parah?

 

8. Matius 22:15-21;

 

>> Matius  22:15        Kemudian pergilah orang-orang Farisi;
mereka berunding

                                   
bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu

                                    
pertanyaan.

                   22:16        Mereka menyuruh murid-murid mereka
bersama-sama orang-

                                   
orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu,

                                    Engkau adalah seorang
yang jujur dan dengan jujur mengajar

                                    
jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga,

                                   
sebab Engkau tidak mencari muka.

                  22:17         Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan

                                   
membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"

                 22:18          Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati
mereka itu lalu berkata:

                                    "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?

                 22:19          Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk
pajak itu." Mereka

                                   
membawa suatu dinar kepada-Nya.

                 22:20          Maka Ia bertanya kepada mereka:
"Gambar dan tulisan

                                   
siapakah ini?"

                  22:21         Jawab mereka: "Gambar dan tulisan
Kaisar." Lalu kata Yesus

                                   
kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib

                                   
kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib

                                   
kamu berikan kepada Allah."

 

     YESUS masih menunjukkan
sikap bermusuhannya, lihat ayat 18: "hai orang-

     orang munafik."

 

     Thema ayat ini adalah
laksanakan kewajiban kita terhadap sesama dan kepada

     ALLAH menurut sebagaimana
mestinya. Apa dan dimana korelasinya dengan saya

     yang tidak mengucapkan salam
kepada milister?

 

9. Markus 7:1-6;

 

>> Markus 7:1            Pada
suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli

                                   
Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.

                   7:2            Mereka melihat, bahwa beberapa orang
murid-Nya makan

                                    dengan tangan najis, yaitu dengan tangan
yang tidak dibasuh.

                   7:3            Sebab orang-orang Farisi seperti
orang-orang Yahudi lainnya

                                   
tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih

                                    dulu, karena mereka
berpegang pada adat istiadat nenek moyang

                                   
mereka;

                   7:4            dan kalau pulang dari pasar mereka
juga tidak makan kalau

                                   
tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain

                                   
lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan,

                                   
kendi dan perkakas-perkakas tembaga.

                    7:5           Karena itu orang-orang Farisi dan
ahli-ahli Taurat itu bertanya

                                   
kepada-Nya: "Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut

                                   
adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan

                                    najis?"

                   7:6            Jawab-Nya kepada mereka:
"Benarlah nubuat Yesaya tentang

                                   
kamu, hai
orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini

                                   
memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari

                                   
pada-Ku.

 

    Lihat ayat 6: "hai
orang-orang munafik." Masih tetap kasar, bukan?!

 

     

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

JAWAB PAK AKMAL:

 

Sebelum saya menjawab beberapa posting Pak Rudy dalam sepekan
terakhir (terutama yang terkait dengan Islam saja, yang tidak terkait dengan
Islam tidak perlu saya komentari), izinkan saya memposting ulang thread tanggal
9 September ini, di mana saya sudah menunjukkan bahwa berlainan dengan klaim
Pak Rudy yang selalu menganggap diri mengikuti ajaran Yesus, sudah ada dua
bukti bahwa cara Pak Rudy mengelola milis ini saja (saya tak bicarakan
kehidupan Pak Rudy di luar milis) yang sudah tak sesuai dengan cara Yesus secara
esensinya, yakni:

1. Pak Rudy tak meneladani Yesus dalam memberikan salam kepada
sesama Kristen (Luk 24: 36 dan Yoh 20: 19). 

2. Pak Rudy mengingkari dengan telak ajaran Yesus dalam Mat 5: 39 karena di milis ini justru Pak Rudy
yang "menampar pipi kanan" mayoritas anggota milis (terbukti dengan
banyaknya permintaan keluar dari anggota milis, yang menandakan bahwa mereka
tidak masuk dengan sukarela ke berbagai milis Pak Rudy, padahal salah satu ciri
khas milis adalah anggotanya bergabung dengan sukarela atau justru meng-approve permintaan moderator yang mengajak
bergabung. Itu netiket yang berlaku global sejak internet mengenal bentuk
milis). Tak cukup dengan itu, Pak Rudy pun "menampar pipi kiri"
anggota yang sudah dipaksa masuk ke sini dengan membombardir posting yang
insinuatif dan tendensius, terutama terhadap agama Islam. 

Setelah beberapa bulan mengikuti posting Pak Rudy di milis ini,
saya berkesimpulan tak ada temuan atau argumentasi baru dari Pak Rudy yang
diarahkan terhadap keyakinan muslim, meski Pak Rudy sering menggunakan
kata-kata bombastis seperti "TEKA-TEKI BESAR TERPECAHKAN"

(Tentang Ismael atau Ishak sebagai sembelihan Ibrahim). Semua yang
diposting Pak Rudy hanya sebuah usaha malas, sebuah copy pasteyang lunglai.
Tak ada bukti-bukti atau temuan baru yang disusun dengan argumentatif dari Pak
Rudy.

Hari ini Pak Rudy malah kembali mengulang kenaifan membaca Kejadian 16: 12 yang
menerjemahkan Ismael sebagai "keledai liar" (pere'dalam bahasa
Ibrani) dan bukannya "orang yang subur" (para' dalam bahasa Ibrani).

Pak Rudy seolah-olah lupa, atau sengaja mengabaikan, bahwa dalam tradisi teks
Perjanjian Lama bahasa Ibrani asli yang digunakan adalah hanya menyangkut gugus
konsonan (huruf mati) tidak vowel (huruf hidup), dan juga tidak ada tanda
"titik" untuk membantu melafalkan (pronounce) kata-kata dalam
konsonan itu. 

Ini bukan pendapat saya, Pak Rudy, melainkan pendapat Louis Cappel, pakar
bahasa Ibrani yang juga menyelidiki dengan cermat bahasa Alkitab. Kata 
Cappel. "Tanda titik dan vowel serta tekanan dialek (accent)
BUKANLAH bagian dari bahasa Ibrani yang asli, melainkan disisipkan oleh Sarjana
Yahudi Masoret dari Tiberias, setidak-tidaknya pada abad ke-5 Masehi."

Pendapat di atas juga dipegang para pakar penelaah Alkitab seperti Ernst
Wurthwein dan Jim Lisenby.

NOTE: untuk transliterasi bahasa Ibrani yang original
(hanya konsonan/huruf mati murni, tanpa huruf hidup) dari Kejadian 16: 12 akan
saya posting dalam thread berbeda, untuk memperlihatkan bahwa terjemahan
"keledai liar" (pere') itu adalah sisipan belakangan dari
penulis teks Alkitab dari makna asli "orang yang subur" (para')
karena arti yang terakhir ini yang justru sesuai dengan janji malaikat Tuhan
kepada Hagar bahwa keturunan Hagar yang harus diberi nama Ismael akan diberkati,
dibuat beranak pinak sangat
subur menjadi bangsa yang besar. (Kej 16:
10-11). Ini salah satu bukti bahwa penerjemahan Alkitab sendiri saling
kontradiktif satu dengan yang lain, dalam hal ini teks Ibrani dalam Perjanjian
Lama.

3. Namun bukti ketiga yang akan saya tunjukkan bahwa Pak Rudy sama sekali tak
meneladani Yesus adalah jawaban beliau pada posting di bawah: 

----

Yesus tak pernah mengucapkan salam damai kepada para Farisi sebab itu adalah
musuhNya yang abadi.

----

Karena awal posting adalah saya menanyakan mengapa Pak Rudy tak pernah
mengucapkan salam kepada sesama Kristen (tak perlu kepada saya yang
non-Kristen, padahal sudah jelas ada contoh dari Yesus dalam Luk 24: 36 dan Yoh
20: 19), dan jawaban Pak Rudy seperti itu, maka logikanya adalah 

(A) bahwa menurut Pak Rudy orang-orang Kristen yang tak sesuai dengan
pemikirannya adalah Farisi, sehingga tak perlu memberikan salam.

(B) baik orang Kristen (Gereja Minggu, bukan Advent seperti Pak Rudy) mau pun
Islam adalah sama-sama Farisi yang tak layak diberikan salam.

Nah, karena itu saya minta Pak Rudy untuk mengutip Perikop de
Adultera/Perempuan yang Berzinah (Yoh 8: 1-11), Perikop Membayar Pajak
kepada Kaisar (Mat 22: 15-21) dan Perikop Perintah Allah dan Adat
Istiadat Yahudi (Mark 7: 1-6), di mana pada ketiga perikop ini terlihat
jelas bagaimana interaksi SESUNGGUHNYA antara Yesus dan orang-orang Farisi.

Dari ketiga perikop itu akan kita lihat apakah perilaku Pak Rudy di milis ini
lebih mendekati tindakan Yesus atau kelakuan orang-orang Farisi.

Namun saya kira, Pak Rudy tak akan berani mengutip lengkap ketiga perikop di
atas untuk khalayak milis ini, ya Pak? Atau bapak berani?

Jika bapak berani, silakan kutip lengkap dari Bibel versi mana saja, dan kita
lanjutkan diskusi kita yang semakin menarik ini.

Salam,

Akmal Nasery Basral

minds are like parachutes. they work best when open.

 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

JAWABAN SAYA:

 

1. Kenapa saya tidak mengucapkan salam?

 

     a. Saya pangkas kelucuan
basa-basi.

         Secara sadar milis ini saya pergunakan
untuk medan
pertempuran pikiran. Dan

         semakin dahsyat
pertempurannya itu semakin bagus. Itu tandanya kita bermain

         maksimal. Lebih-lebih
kalau kita melibatkan emosional kita, itu pertanda akting

         yang bagus bagi seorang
artis, bukan?! Tanda kita menjiwai. Selama kita intelek

         saya yakin hal ini
takkan sampai menimbulkan gejolak sosial yang meluas.

 

         >> Jika ada member
yang stupid, sehingga dia meluaskannya keluar wilayah, ya

               itu kewajiban kita
untuk memberikan pembelajaran supaya dia tidak stupid

               terus-menerus.
Kita wajib mencerdaskan bangsa ini, supaya bisa sejajar

               dengan
bangsa-bangsa lainnya yang sudah maju, karena berwawasan yang

               luas. Karena itu
yang menentang program ini artinya ingin melestarikan ke-

               stupid-an
saudara-saudaranya sendiri.

 

         Karena itu basa-basi
menjadi kelucuan, jika pada isinya berisi maki-makian.

         Dan yang demikian ini
banyak kita terima dari para munafikun. Kata-kata

          pendahuluan dan
penutupannya manis, tapi isi suratnya serapah sampah.

 

          YESUS tak pernah
mengucapkan salam damai kepada para Farisi. Sebab itu

          memang musuhNYA abadi.

 

          Pak Akmal, bagi
kacamata saya, bukan hanya kata-kata kasar saja yang bisa

          menyakiti orang, tapi
termasuk kata-kata yang halus seruncing jarum suntik.

          Kasar dan halus itu
sangat bergantung pada kepekaan penerimanya juga.

 

          Di Surabaya, sudah umum
orang menyapa sobatnya dengan kata-kata: "Hai

           jancuk, ………." Dan
sobatnya itu tak marah, malah bangga. Berbeda jika

           kata-kata tersebut
kita tujukan ke orang yang baru kita kenal.

 

      b. Member yang beragam.

 

         Di milis ini memang
sudah saya rencanakan sebagai milis lintas agama. Jika

         saya berucap: "Shalom,"
ntar member yang Islam lari semuanya, karena dikira

         ini milis Kristen.
Sebaliknya jika saya ucapkan: "Assalamu alaikum," rekan-

         rekan Muslim akan
tersinggung jika mereka tahu kalau saya Kristen. Dan ini

         benar-benar terjadi
ketika saya dengan 4 rekan Kristen berdiskusi di FPI tempo

         hari, rekan-rekan saya
ketika pamitan mengucapkan salam tersebut, mereka

         protes: "Jangan ucapkan
salam itu."

 

           Kalau saya, karena
pengalaman keluar-masuk pesantren, tahu hal itu. Karena

           itu saya hanya
berjabat tangan saja. – Segala sesuatu kelihatannya tidak cukup

           hanya berdasarkan niat
baik saja, pak.

 

     Saya kalau berada di
lingkungan sobat-sobat yang sudah bisa menerima ajaran

     saya dengan baik, ucapan itu
tak pernah lupa saya ucapkan. Kenapa? Sebab saya

     yakin kedatangan saya ketemu
mereka tidak akan terjadi keributan. Datang untuk

     maksud damai bukan untuk
maksud diskusi.

 

2. Menghadapi member yang kacau dan bingung;

 

     Saya tahu bahwa masyarakat
sekarang ini sakit jiwa oleh sebab tekanan

     kehidupan. Tapi penanganan
sakit jiwa tidak harus dengan lemah-lembut saja.

     Kelemah-lembutan hanyalah
model lain dari kekasaran, seperti kutub utara dengan

     kutub selatan yang sama-sama
kutubnya.

 

     Ketegasan dan ketulusan saya
tetap bisa terpancarkan walaupun kata-kata saya

     keras dan kasar. Sebaliknya,
walaupun kata-kata halus jika tidak ada ketulusan,

     itupun tetap terpancarkan,
dan hanya menimbulkan mual-mual. Panca indera kita

     memang mudah sekali ditipu
oleh sesuatu yang di permukaan. Tapi jiwa dibuat

     TUHAN untuk mendeteksi
hal-hal yang tersembunyi bagi panca indera kita.

 

     Rekan-rekan yang berada di
balik layar, tidak ada yang mengeluhkan tindakan-

     tindakan keras saya, malah
membenarkannya. Sebab saya membuat dosis yang pas

     untuk suatu permasalahan. Buktinya,
semua permasalahan yang terjadi selalu

     berhasil saya redam dengan
baik. Apa sebab? Sebab orang melihat ketulusan saya,

     profesional saya, dan
kejujuran saya.

 

     Anda jangan kaget, jika
orang-orang yang bermusuhan tajam dengan saya, hingga

     sekarang masih lengket di
milis ini. Ketika ditawari oleh sobat saya: "Apakah anda

     minta di keluarkan dari
milis?" Orang itu menjawab: "Jangan. Saya masih sangat

     membutuhkan tulisannya untuk
bahan khotbah saya." – Hah?!

 

     Cara saya memperlakukan
orang, jika dia bertanya, saya jawab. Jika dia

      berdiskusi, saya jawab
dengan diplomasi diskusi. Yang minta nasehat saya

      nasehati. Yang minta
diskusi saya layani diskusi.

 

3. Saya membentak-bentak?

 

     Mengapa pak Akmal sampai
sesempit ini melihat saya? Apakah bapak sudah

     mempelajari permasalahannya?

 

      Contohnya; bung Berlin Marbun. Ini bukan
orang baru. Ini orang lama yang

      pekerjaannya hanya
mencari-cari kesalahan saya. Dia sudah mengintai saya sejak

      lama. Hanya japrian dia tak pernah saya
ladeni. Dan macam begitu itu ada

      ratusan. Kalau saya ladeni
satu-persatu, kapan saya sempat membuat tulisan

         tentang Injil?

 

         Rumusnya begini, pak
Akmal; kalau tidak ada hujan tidak ada angin saya

         marah-marah, itu
pertanda saya gila. Nah, kalau saya gila, rasanya bapak tak

         perlu menanggapi saya
lagi, 'kan?!

 

4. Arti salam YESUS;

 

     Pak Akmal, sebelum Muhammad
lahir, Injil sudah dituliskan 500 tahun sebelum

     Muhammad. Jadi, jangan
dibalik seolah-olah YESUS yang belajar dari

     Muhammad. Tapi Muhammad-lah
yang diajari YESUS melalui Waraqah bin

     Naufal. 

 

     Jibril saja yang utusan
allah nggak ngerti "Assalamu alaikum."  Salamnya
Jibril

     adalah: "Bacalah. Bacalah." Dan
saking kasarnya Jibril memperlakukan

     Muhammad, Muhammad sampai
demam tinggi. Bener nggak, pak?!    

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

JAWAB PAK AKMAL:

 

Terima kasih atas bantuan Pak Rudy
untuk mengutip kedua ayat tersebut. Ada
dua pertanyaan saya yang mungkin bisa bapak bantu menjelaskannya:

 

1. Kalau Yesus sudah mencontohkan
kepada sesama orang Kristen untuk menebarkan salam saat bertemu, mengapa
teladan Yesus itu tak saya lihat Pak Rudy praktekkan di milis ini terhadap
sesama penganut Kristen ya?

 

2. Lebih jauh lagi, Pak Rudy sudah
menjelaskan bahwa salam Yesus ini ditebarkan kepada para murid yang  kacau
dan bingung. 

 

Bukankah dalam pandangan Pak Rudy
anggota milis ini pun sebenarnya adalah orang-orang yang "kacau" dan
"bingung" (kecuali beberapa orang yang Pak Rudy sudah kenal dengan
baik), dan karena itulah Pak Rudy membuat milis ini dengan berbagai varian
milis sejenis. Sebab kalau menurut Pak Rudy orang-orang yang emailnya bapak
paksakan masuk dalam milis ini bukan dalam kategori "kacau" dan
"bingung", tentu bapak tak akan membuat milis ini, bukan?

 

Dari sudut ilmu psikologi,
menghadapi orang yang kacau dan bingung (baik dengan tanda kutip maupun tidak)
bukan dengan cara membentak-bentak, meneror, menyerang keyakinan, seperti
sering Pak Rudy demonstrasikan sebelum ini. Tak ada manfaatnya. Silakan bapak
tanyakan pada psikolog/psikiater mana pun yang bapak kenal.

 

Ada memang profesi yang membolehkan
agresivitas seperti itu. Namanya militer, pak. Apakah bawah sadar
(subconscious) Pak Rudy sebetulnya mengidolakan gaya militeristik yang agresif-represif?

 

Nah, sekarang tentang redaksional
salam Yesus "Damai sejahtera bagi kamu" dalam Luk 24:36 dan Yoh 20:
19. Bapak tahu bagaimana kalau salam itu diterjemahkan dalam bahasa Arab? 

 

Pak Rudy yang baik,

pertanyaan inilah yang mengusik
benak Melvin Leblanc, pendeta di Gereja
AME, Montana, USA, selama bertahun-tahun, dan
dituangkan dalam bukunya "The Bible Led Me To Islam", yang versi
pdf-nya sudah saya postingkan sebelumnya. Dalam kalimat asli Leblanc:

 

-------

 

If Christians are
"Christ-like", why are they not greeting each other with the words,
Peace Be With You (Assalamu'alaikum) as Jesus did in Luke 24:36. As you may be
aware, the greeting from Muslim to another Muslim is Assalamu'alaikum, a
Christ-like saying. ("The Bible Led Me To Islam", hal. 10).

--------

 

Bagi Leblanc yang sebelumnya sudah
28 tahun menekuni Alkitab (hampir 3 kali lebih panjang dari masa pendalaman Pak
Rudy), masalah yang terlihat kecil ini justru berdampak signifikan bagi
kesimpulan akhir pribadinya dalam pencarian kebenaran sebelum akhirnya
memutuskan untuk menjadi pemeluk Islam.

 

Little things mean a lot.

 

Salam damai sejahtera bagi Anda dan
keluarga di hari Sabat ini, Pak Rudy.

 

Akmal Nasery Basral

Jakarta

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

JAWAB SAYA:

 

>> Lukas 24:36 
Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba
berdiri di

                             
tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi
kamu!"

 

>> Yohanes 
20:19           Ketika hari
sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-

                                           
murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka

                                           
takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan

                                           
berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi
kamu!"

 

"Damai sejahtera" untuk para
murid yang sudah bisa menerima ajaran YESUS.

 

Suasana para murid ketika itu kacau dan bingung
sehubungan dengan hilangnya mayat YESUS. Mereka antara percaya dengan tidak
percaya dengan kebangkitan YESUS.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

TULIS PAK AKMAL:

 

Baik
Pak Rudy,

sambil
menunggu jawaban bapak yang akan dikirim besok malam, izinkan saya bertanya
satu pertanyaan pendek saja. Boleh ya?

 

Pertanyaan
saya: bagaimana bunyi Luk 24: 36? atau Yoh 20: 19?

 

Saya
yakin Pak Rudy bisa menulis jawabannya tanpa perlu membuka Alkitab. Tapi
seandainya Pak Rudy ragu, silakan dilihat dan pindahkan jawabannya ke sini.
Kata per kata. 

 

Salam,

 

Akmal
Nasery Basral 

Sent from my
iPad2

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

TUHAN DARI GUNUNG PARAN

 

https://www.dropbox.com/sh/cyfibr7vffor5ku/FUqwh0xohS/19.%20TUHAN%20DARI%20GUNUNG%20PARAN.rar

 

PETA ALKITAB – 1,64 Mb

 

https://www.dropbox.com/sh/cyfibr7vffor5ku/oqKVfnQs9B/PETA%20ALKITAB.rar

 

PAK AKMAL – PAK RUDY TIDAK MENELADANI YESUS

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx                                                                                                                    

>>Surat-menyurat :   hakekathidupku@yahoo.co.id,                                    hakekatku_00@yahoo.co.id,                                    hakekatku_05@yahoo.co.id,                                    hakekathidup_h5@yahoo.co.id,                                    hakekathidupku_nolnol@yahoo.co.id,                                   newhakekatku@yahoo.co.id,  >>Milis Group :         hakekatku_00@yahoogroups.com,                                     http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/                                      newhakekatku@yahoogroups.com,                                     http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/    >> Bl o
g :                  http://bloghakekatku.blogspot.com

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
HEAD HUNTER & OUTSOURCING SPECIALIST
DENGAN FEE PALING COMPETITIF
UNTUK INFORMASI HUBUNGI (021)789 2012 /98225937

JASA OUTPLACEMENT HUBUNGI Amy at (021) 7892012

Human Capital Indonesia:
fseskadevi@hmc.co.id /info@hmc.co.id

High Management Consultant

Phone (62 21) 7892012, 9822-5937,
Fax (62 21) 789 2124


pemasangan iklan/posting dari para member diluar tanggung jawab dari Owner mailing list ini.  Berhati-hatilah dengan iklan lowongan pekerjaan.
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar