Rabu, 26 Juni 2013

[Human Capital] Khofifah Suap Ketua KPU Jatim Rp. 3 Milyar Agar Lolos Pencalonan Sebagai Gubernur Jatim???

 

http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2013/06/medianusantara-khofifah-suap-ketua-kpu.html
Khofifah Suap Ketua KPU Jatim Rp. 3 Milyar Agar Lolos Pencalonan Sebagai Gubernur Jatim???

Membaca berita dibeberapa media massa salah satunya OkeZone.Com http://surabaya.okezone.com/read/2013/06/26/519/827937/ketua-kpu-jatim-dituding-terima-saweran-rp3-miliar 
yang memberitakan bahwa ketua KPU Jatim, Andry Dewanto dituding
menerima suap Rp. 3 milyar agar meloloskan dukungan pada salah satu
bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

Yang melontarkan hal ini adalah salah satu komisioner KPU Jatim Agus Mahfudz Fauzy, dalam dialog publik dengan tema "Netralitas KPU terhadap Dualisme Dukungan Pasangan Calon Gubernur Jatim".Dia
menjelaskan, di Pilgub Jatim muncul dukungan ganda dari Partai
Kedaulatan (PK) dan Partai Persatuan Nahdotul Ummah Indonesia (PPNUI).
Dua parpol nonparlemen mendukung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf
(KarSa) dan Khofifah-Herman (BerKah).

Untuk
menyelesaikan persoalan tersebut, pihaknya mengaku sudah menemui
pengurus pusat kedua partai. Masing-masing kubu mengklaim dukungan yang
diberikan sah. "Kami
sudah ke Jakarta untuk menemui jajaran pengurus DPP, baik dari PK
maupun PPNUI. KPU Jatim bertemu secara terpisah dengan ketua umum dan
sekretarisnya. Masing-masing ketua umun dari dua partai ini mendukung
BerKah, dan masing-masing sekretarisnya mendukung KarSa. Dan kedua
partai mengklaim rekomendasi yang diberikannya adalah yang sah," kata
Agus saat dialog publik tersebut.

Beberapa waktu sebelumnya dalam berita JaringNews http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/43322/dinilai-giring-opini-publik-ampj-kecam-pernyataan-kpu-jatim
ketua KPU Jatim Andry Dewanto membuat pernyataan yang dikatakannya
sebagai pernyataan pribadi dan bukan pernyataan dirinya sebagai ketua
KPU jatim, yang mengatakan bahwa
dirinya secara pribadi membenarkan jika susunan kepengurusan DPP ditanda
tangani ketua umum dan wakil sekretaris jenderal, hal itu bisa disahkan.

Andry mengakui, SK perubahan susunan pengurus DPP PPNUI yang diserahkan
pada masa perbaikan, sebelum diputus oleh KPU Jatim tentu akan
diklarifikasi dan diverifikasi oleh KPU bersama Bawaslu Jatim sesuai
dengan berkas yang ada.
Andry
mengungkapkan, jika dalam surat perbaikan tercantum ketua umum dan
wakil sekretaris jenderal, tentu yang diklarifikasi adalah keduanya.
yakni ketua dan wakil sekjen. Artinya Sekjen dan pengurus DPP PPNUI lain
yang mendukung Karsa tidak akan diklarifikasi.

"Secara pribadi, saya ingin semua pasangan calon lolos termasuk pasangan
dari jalur perseorangan Eggi-Sihat, supaya rakyat memiliki banyak
pilihan, sehingga Pilkada Jatim menjadi menarik, katanya.

Pernyataan
Andry ini dinilai banyak pihak sebagai upaya menggiring opini
masyarakat dan memperlihatkan ketidak-netralannya pada pilgub jatim.
Karena sulit dibedakan apakah itu pernyataan sebagai pribadi atau
sebagai ketua KPU jatim. Sebab jika membuat pernyataan tentang proses
pilgub, tentunya tidak bisa seorang ketua KPU menyatakan itu adalah
pernyataan pribadi. Apalagi jika hal itu tidak sesuai dengan peraturan
yang ada. Pihak yang mengkritik ketua KPU itu menyatakan  ketentuan menyebutkan surat dari DPP sebuah
partai apalagi yang berkaitan dengan hal strategis yang berhak tanda
tangan adalah ketua dan sekjen.

Setelah pernyataan ketua KPU Jatim ini, pada berita dari Viva.News http://nasional.news.viva.co.id/news/read/421215-khofifah-kembali-bawa-dukungan-ppnui  tim
sukses pasangan calon Khofifah- Herman yang mengusung jargon "Jatim
Berkah" menyerahkan berkas dokumen perbaikan persyaratan pencalonan
berupa SK
DPP PPNUI Nomor.KEP-29.106/DPP-PPNUI/VI/2013 tentang perbaikan SK DPP
PPNUI Nomor.KEP-29.90/DPP-PPNUI/I/2013 tentang pengesahan susunan
pengurus DPW PPNUI Provinsi Jawa Timur masa jabatan 2013-2018. Anehnya, SK DPP PPNUI yang dikeluarkan 14 Juni 2013 itu hanya ditanda
tangani Ketua Umum DPP PPNUI, Yusuf Humaidi dan Wakil Sekretaris
Jenderal DPP PPNUI, Imam Sumantri.

Setelah surat perbaikan atau penyusunan pengurus DPW baru tadi,
DPW PPNUI Jatim memberikan dukungan kepada Hj. Khofifah Indar
Parawansa sebagai Cagub dan Herman Surjadi  Sumawiredja sebagai Cawagub
periode 2013-2014.

Pencalonan
oleh PPNUI vital sekali bagi Khofifah. Jika PPNUI tidak memberikan
dukungan, maka pencalonan Khofifah bisa kandas karena
dukungan suara minimal untuk pencalonan yakni 15 persen suara di Pemilu
tak tercukupi.

Untuk informasi yang lebih lanjut bisa menghubungi:
1.
Andry Dewanto, Ketua KPU Jatim, sekaligus disebut2 sebagai tim sukses
Cagub "Berkah" (Khofifah-Herman), karena merupakan yunior dari Khofifah
di organisasi NU HP: 081555646240
2. Hadi Pranoto, tim sukses Cagub "Karsa" (Karwo-Syaifullah Yusuf) HP: 081331835758
3. Bambang DH, salah seorang Cagub HP: 0811348998
4. Noer Hidayat, tim sukses Cagub "Berkah" HP: 081332240649
5. P. Januarsa, tim sukses Cagub "Jempol" (Bambang-Said) HP: 081335341479
6. Budi, Partisipasi Masyarakat Barisan ABK (Asal Bukan Karwo) HP: 081230089654

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
HEAD HUNTER & OUTSOURCING SPECIALIST
DENGAN FEE PALING COMPETITIF
UNTUK INFORMASI HUBUNGI (021)789 2012 /98225937

JASA OUTPLACEMENT HUBUNGI Amy at (021) 7892012

Human Capital Indonesia:
fseskadevi@hmc.co.id /info@hmc.co.id

High Management Consultant

Phone (62 21) 7892012, 9822-5937,
Fax (62 21) 789 2124


pemasangan iklan/posting dari para member diluar tanggung jawab dari Owner mailing list ini.  Berhati-hatilah dengan iklan lowongan pekerjaan.
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar